Milan - Kedatangan Filippo Inzaghi berimbas postif
kepada penampilan Milan di awal Serie A ini. Gelandang Sulley Muntari
pun optimistis Rossoneri bakal menjadi lakon di liga domestik dan mampu
menembus Liga Champions nantinya.
Bersama Inzaghi, Milan mengarungi enam laga pertama di Serie A dengan berada di urutan kelima. Milan mengantongi 11 poin dari tiga kemenangan dan dua hasil seri.
Torehan itu lebih oke dibandingkan pekan yang sama di musim lalu. Ditangani Massimiliano Allegri kala itu, Milan hanya meraih poin sembilan dari dua kemenangan, dua kali seri dan sisanya kalah.
"Pippo adalah pelatih yang hebat, yang mampu memotivasimu, bisa membuatmu selalu fokus, respek kepadamu, dan memberi stimulasi kepadamu. Dia selalu membelamu," kata Muntari seperti dikutip Football Espana.
"Dan yang terbaik dari dia adalah dia mendidikmu tentang sepakbola, dia membuatmu mengerti apa yang harus dilakukan, bagaimana bergerak, di mana harus berada saat di tengah lapangan--selama dua tahun belakangan hal itu tak ada.
"Aku tak bisa dan tak akan bilang apapun yang buruk-buruk tentang Allegri dan Seedorf, tapi sekarang semuanya berbeda. Perubahan lainnya juga terjadi pada antusiasme dan ambisi para pemain--antusiasme yang dibawa Inzaghi dan ambisi yang berasal dari keinginan untuk mengembalikan klub meraih kemenangan.
"Milan harus melakukan itu, Milan harus lebih tinggi, menjadi lakon di Italia dan di Liga Champions. Kami tak kehilangan apapun secara teknik, kami mepunyai para pemain yang setiap waktu dan setiap saat untuk membuat perbedaan. Kami tak butuh Cristiano Ronaldo, apa yang kami butuhkan adalah percaya diri," tegas pemain internasional Ghana itu.
Milan memang membukukan hasil yang jauh dari ekspektasi tim di musim lalu. Mereka mengakhiri kompetisi musim lalu dengan ada di urutan ketujuh. Torehan itu diwarnai dengan tiga kali pergantian pelatih. Sempat ditangani caretaker Mauro Tasotti setelah Allegri melepas jabatan pelatih, Milan kemudian dipoles Clarence Seedorf.
Kemudian Seedorf digantikan Inzaghi pada 9 Juni tahun ini. Di laga perdana, Inzaghi langsung memberikan bukti dengan mengantarkan Milan meraih Lazio 3-0.(detikSport)
Bersama Inzaghi, Milan mengarungi enam laga pertama di Serie A dengan berada di urutan kelima. Milan mengantongi 11 poin dari tiga kemenangan dan dua hasil seri.
Torehan itu lebih oke dibandingkan pekan yang sama di musim lalu. Ditangani Massimiliano Allegri kala itu, Milan hanya meraih poin sembilan dari dua kemenangan, dua kali seri dan sisanya kalah.
"Pippo adalah pelatih yang hebat, yang mampu memotivasimu, bisa membuatmu selalu fokus, respek kepadamu, dan memberi stimulasi kepadamu. Dia selalu membelamu," kata Muntari seperti dikutip Football Espana.
"Dan yang terbaik dari dia adalah dia mendidikmu tentang sepakbola, dia membuatmu mengerti apa yang harus dilakukan, bagaimana bergerak, di mana harus berada saat di tengah lapangan--selama dua tahun belakangan hal itu tak ada.
"Aku tak bisa dan tak akan bilang apapun yang buruk-buruk tentang Allegri dan Seedorf, tapi sekarang semuanya berbeda. Perubahan lainnya juga terjadi pada antusiasme dan ambisi para pemain--antusiasme yang dibawa Inzaghi dan ambisi yang berasal dari keinginan untuk mengembalikan klub meraih kemenangan.
"Milan harus melakukan itu, Milan harus lebih tinggi, menjadi lakon di Italia dan di Liga Champions. Kami tak kehilangan apapun secara teknik, kami mepunyai para pemain yang setiap waktu dan setiap saat untuk membuat perbedaan. Kami tak butuh Cristiano Ronaldo, apa yang kami butuhkan adalah percaya diri," tegas pemain internasional Ghana itu.
Milan memang membukukan hasil yang jauh dari ekspektasi tim di musim lalu. Mereka mengakhiri kompetisi musim lalu dengan ada di urutan ketujuh. Torehan itu diwarnai dengan tiga kali pergantian pelatih. Sempat ditangani caretaker Mauro Tasotti setelah Allegri melepas jabatan pelatih, Milan kemudian dipoles Clarence Seedorf.
Kemudian Seedorf digantikan Inzaghi pada 9 Juni tahun ini. Di laga perdana, Inzaghi langsung memberikan bukti dengan mengantarkan Milan meraih Lazio 3-0.(detikSport)

No comments:
Post a Comment