Burnley - Di usia 33 tahun, Samuel Eto'o membuktikan
kemampuannya belum habis. Bukti teranyarnya adalah dua gol ke gawang
Burnley yang membawa Everton menang 3-1.
Pernah malang melintang dan meraih berbagai gelar di klub-klub top Eropa macam Barcelona, Inter Milan, dan Chelsea, Eto'o kini mulai menjalani masa-masa penghujung karier di Everton. Tapi di usia yang tak lagi muda, Eto'o ternyata membuktikan diri masih punya taring.
Burnley menjadi korbannya, kala Everton bertandang ke Turf Moor, Minggu (26/10/2014) malam WIB. Dua gol disumbangkannya, dan prosesnya pun terbilang berkelas.
Gol pertamanya diciptakan lewat sundulan. Leighton Baines yang menusuk hingga byline mengirim umpan lambung. Eto'o dari belakang berlari dan melompat menyambut bola, mengarahkannya ke gawang tanpa bisa dijangkau Tom Heaton.
Sementara gol keduanya tercipta lewat tendangan melengkung dari depan kotak penalti. Bola melesak ke pojok kanan gawang meski Heaton sudah berupaya menepis dengan merentangkan tubuhnya sedemikian rupa.
Dua torehan tersebut menambah koleksi gol Eto'o menjadi total empat gol dari sembilan penampilan di semua ajang. Ditambah satu assist, artinya pemain asal Kamerun itu sudah lima kali berkontribusi langsung terhadap gol dari sembilan kali tampil.
Makin mengesankan mengingat Eto'o tampil penuh di dua laga terakhir yang dijalani Everton, di mana sebelumnya mereka bertandang ke markas Lille di ajang Liga Europa. Meski tak menyumbangkan gol di partai tersebut, Eto'o menunjukkan kondisi fisiknya terjaga dengan tampil total 180 menit dalam dua laga yang berjeda hanya tiga hari.
Burnley - Di usia 33 tahun, Samuel Eto'o membuktikan kemampuannya belum habis. Bukti teranyarnya adalah dua gol ke gawang Burnley yang membawa Everton menang 3-1.
Pernah malang melintang dan meraih berbagai gelar di klub-klub top Eropa macam Barcelona, Inter Milan, dan Chelsea, Eto'o kini mulai menjalani masa-masa penghujung karier di Everton. Tapi di usia yang tak lagi muda, Eto'o ternyata membuktikan diri masih punya taring.
Burnley menjadi korbannya, kala Everton bertandang ke Turf Moor, Minggu (26/10/2014) malam WIB. Dua gol disumbangkannya, dan prosesnya pun terbilang berkelas.
Gol pertamanya diciptakan lewat sundulan. Leighton Baines yang menusuk hingga byline mengirim umpan lambung. Eto'o dari belakang berlari dan melompat menyambut bola, mengarahkannya ke gawang tanpa bisa dijangkau Tom Heaton.
Sementara gol keduanya tercipta lewat tendangan melengkung dari depan kotak penalti. Bola melesak ke pojok kanan gawang meski Heaton sudah berupaya menepis dengan merentangkan tubuhnya sedemikian rupa.
Dua torehan tersebut menambah koleksi gol Eto'o menjadi total empat gol dari sembilan penampilan di semua ajang. Ditambah satu assist, artinya pemain asal Kamerun itu sudah lima kali berkontribusi langsung terhadap gol dari sembilan kali tampil.
Makin mengesankan mengingat Eto'o tampil penuh di dua laga terakhir yang dijalani Everton, di mana sebelumnya mereka bertandang ke markas Lille di ajang Liga Europa. Meski tak menyumbangkan gol di partai tersebut, Eto'o menunjukkan kondisi fisiknya terjaga dengan tampil total 180 menit dalam dua laga yang berjeda hanya tiga hari.(detikSport)
Pernah malang melintang dan meraih berbagai gelar di klub-klub top Eropa macam Barcelona, Inter Milan, dan Chelsea, Eto'o kini mulai menjalani masa-masa penghujung karier di Everton. Tapi di usia yang tak lagi muda, Eto'o ternyata membuktikan diri masih punya taring.
Burnley menjadi korbannya, kala Everton bertandang ke Turf Moor, Minggu (26/10/2014) malam WIB. Dua gol disumbangkannya, dan prosesnya pun terbilang berkelas.
Gol pertamanya diciptakan lewat sundulan. Leighton Baines yang menusuk hingga byline mengirim umpan lambung. Eto'o dari belakang berlari dan melompat menyambut bola, mengarahkannya ke gawang tanpa bisa dijangkau Tom Heaton.
Sementara gol keduanya tercipta lewat tendangan melengkung dari depan kotak penalti. Bola melesak ke pojok kanan gawang meski Heaton sudah berupaya menepis dengan merentangkan tubuhnya sedemikian rupa.
Dua torehan tersebut menambah koleksi gol Eto'o menjadi total empat gol dari sembilan penampilan di semua ajang. Ditambah satu assist, artinya pemain asal Kamerun itu sudah lima kali berkontribusi langsung terhadap gol dari sembilan kali tampil.
Makin mengesankan mengingat Eto'o tampil penuh di dua laga terakhir yang dijalani Everton, di mana sebelumnya mereka bertandang ke markas Lille di ajang Liga Europa. Meski tak menyumbangkan gol di partai tersebut, Eto'o menunjukkan kondisi fisiknya terjaga dengan tampil total 180 menit dalam dua laga yang berjeda hanya tiga hari.
Burnley - Di usia 33 tahun, Samuel Eto'o membuktikan kemampuannya belum habis. Bukti teranyarnya adalah dua gol ke gawang Burnley yang membawa Everton menang 3-1.
Pernah malang melintang dan meraih berbagai gelar di klub-klub top Eropa macam Barcelona, Inter Milan, dan Chelsea, Eto'o kini mulai menjalani masa-masa penghujung karier di Everton. Tapi di usia yang tak lagi muda, Eto'o ternyata membuktikan diri masih punya taring.
Burnley menjadi korbannya, kala Everton bertandang ke Turf Moor, Minggu (26/10/2014) malam WIB. Dua gol disumbangkannya, dan prosesnya pun terbilang berkelas.
Gol pertamanya diciptakan lewat sundulan. Leighton Baines yang menusuk hingga byline mengirim umpan lambung. Eto'o dari belakang berlari dan melompat menyambut bola, mengarahkannya ke gawang tanpa bisa dijangkau Tom Heaton.
Sementara gol keduanya tercipta lewat tendangan melengkung dari depan kotak penalti. Bola melesak ke pojok kanan gawang meski Heaton sudah berupaya menepis dengan merentangkan tubuhnya sedemikian rupa.
Dua torehan tersebut menambah koleksi gol Eto'o menjadi total empat gol dari sembilan penampilan di semua ajang. Ditambah satu assist, artinya pemain asal Kamerun itu sudah lima kali berkontribusi langsung terhadap gol dari sembilan kali tampil.
Makin mengesankan mengingat Eto'o tampil penuh di dua laga terakhir yang dijalani Everton, di mana sebelumnya mereka bertandang ke markas Lille di ajang Liga Europa. Meski tak menyumbangkan gol di partai tersebut, Eto'o menunjukkan kondisi fisiknya terjaga dengan tampil total 180 menit dalam dua laga yang berjeda hanya tiga hari.(detikSport)

No comments:
Post a Comment