Jakarta - Suasana haru dirasakan benar oleh Akhmad
Fauzi (20), salah satu pemain Indonesia yang akan berlaga di Homeless
World Cup 2014 di Chile.
Setelah dua bulan tak bertemu keluarga, ia berkesempatan temu kangen mesti itu berlangsung singkat karena terjadi menjelang waktu keberangkatan.
Tim Indonesia tiba bandara Soekarno Hatta, Kamis (16/10/2014) malam WIB, sekitar pukul 19.45 WIB, menuju waktu keberangkatan ke Chile pada pukul 00.30 WIB, Jumat (17/10). Dalam momen singkat sebelum flight check in itulah Fauzi berjumpa keluarga yang sudah tak ditemuinya selama sekitar dua bulan akibat menjalani masa pelatihan.
Berasal dari daerah Cibubur, Jakarta, Fauzi memang sedikit beruntung karena keluarganya bisa melepas kepergiannya menuju Chile. Dengan mata berkaca-kaca, ia pun tampak memeluk sanak saudaranya tersebut.
"Keluarga pada datang semua. Ada sekitar sembilan orang, keluarga besar memang semua tinggal di Cibubur," tutur Fauzi.
"Mereka sudah datang di bandara dari jam 16.00 tadi. Saya terharu sekali, kangen, apalagi ada nenek juga, kalau kakek tidak bisa ke sini karena sakit," kisahnya.
Mantan pecandu narkoba, yang dulu terjerumus pada usia belasan, tersebut lalu menuturkan betapa kesempatan pergi ke Chile menjadi sesuatu yang amat berharga buat dirinya dan keluarga.
"Kalau kata keluarga, ini luar biasa banget," ucap Fauzi yang bertekad memanfaatkan peluang tersebut sebaik mungkin.
Dengan waktu boarding pesawat sudah tiba, Fauzi pun harus kembali berpisah dengan keluarganya. Sekali lagi ia memeluk keluarga besarnya seraya foto bersama, kembali dengan mimik muka haru, seperti ingin melepas kangen sekaligus mencari tambahan motivasi untuk tampil sebaik mungkin dalam meraih prestasi di Chile nanti.(detikSport)
Setelah dua bulan tak bertemu keluarga, ia berkesempatan temu kangen mesti itu berlangsung singkat karena terjadi menjelang waktu keberangkatan.
Tim Indonesia tiba bandara Soekarno Hatta, Kamis (16/10/2014) malam WIB, sekitar pukul 19.45 WIB, menuju waktu keberangkatan ke Chile pada pukul 00.30 WIB, Jumat (17/10). Dalam momen singkat sebelum flight check in itulah Fauzi berjumpa keluarga yang sudah tak ditemuinya selama sekitar dua bulan akibat menjalani masa pelatihan.
Berasal dari daerah Cibubur, Jakarta, Fauzi memang sedikit beruntung karena keluarganya bisa melepas kepergiannya menuju Chile. Dengan mata berkaca-kaca, ia pun tampak memeluk sanak saudaranya tersebut.
"Keluarga pada datang semua. Ada sekitar sembilan orang, keluarga besar memang semua tinggal di Cibubur," tutur Fauzi.
"Mereka sudah datang di bandara dari jam 16.00 tadi. Saya terharu sekali, kangen, apalagi ada nenek juga, kalau kakek tidak bisa ke sini karena sakit," kisahnya.
Mantan pecandu narkoba, yang dulu terjerumus pada usia belasan, tersebut lalu menuturkan betapa kesempatan pergi ke Chile menjadi sesuatu yang amat berharga buat dirinya dan keluarga.
"Kalau kata keluarga, ini luar biasa banget," ucap Fauzi yang bertekad memanfaatkan peluang tersebut sebaik mungkin.
Dengan waktu boarding pesawat sudah tiba, Fauzi pun harus kembali berpisah dengan keluarganya. Sekali lagi ia memeluk keluarga besarnya seraya foto bersama, kembali dengan mimik muka haru, seperti ingin melepas kangen sekaligus mencari tambahan motivasi untuk tampil sebaik mungkin dalam meraih prestasi di Chile nanti.(detikSport)

No comments:
Post a Comment