Moskow - Manchester City tak harus menghadapi tekanan
suporter lawan saat mereka dijamu CSKA Moskow. Namun, mereka tak merasa
diuntungkan oleh situasi tersebut.
Laga CSKA kontra City di Arena Khimki, Selasa (21/10/2014), bakal digelar tertutup menyusul hukuman UEFA terhadap tuan rumah. Mulanya CSKA dihukum karena pelecehan rasial yang dilakukan para pendukungnya terhadap Yaya Toure musim lalu. Hukuman lantas ditingkatkan menjadi penutupan seluruh sektor stadion karena terjadinya insiden lain.
Dengan demikian, CSKA tak akan mendapatkan dukungan dari suporternya, sementara City tak perlu menghadapi tekanan pendukung tim tuan rumah. Namun, kubu The Citizens justru menyesalkan hal ini.
"Saya tidak berpikir itu akan menjadi keuntungan untuk kami. Selalu bagus ketika Anda main tandang karena suporter tuan rumah akan mendukung tim mereka dan itu memberi Anda motivasi lebih untuk main bagus," tutur gelandang City, Fernandinho, di Mirror.
"Saya pikir penutupan stadion tidak bagus untuk kedua tim maupun untuk sepakbola. Saya sebelumnya mengalami hal itu dua kali. Yang pertama di Brasil dan yang kedua saat saya masih main untuk Shakhtar (Donetsk), laga tandang melawan Inter Milan," ujarnya.
City belum meraih kemenangan di Liga Champions musim ini. Setelah kalah 0-1 dari Bayern Munich, mereka bermain seri 1-1 dengan AS Roma. Tim asuhan Manuel Pellegrini itu pun ingin memaksimalkan dua laga beruntun melawan CSKA.
"Kami benar-benar butuh enam angka dari dua laga melawan CSKA. Tapi, akan lebih baik kalau tak melihat terlalu jauh ke depan dan cuma memikirkan soal laga pertama di Moskow. Setelah itu, barulah memikirkan laga di Etihad," kata Fernandinho.(detikSport)
Laga CSKA kontra City di Arena Khimki, Selasa (21/10/2014), bakal digelar tertutup menyusul hukuman UEFA terhadap tuan rumah. Mulanya CSKA dihukum karena pelecehan rasial yang dilakukan para pendukungnya terhadap Yaya Toure musim lalu. Hukuman lantas ditingkatkan menjadi penutupan seluruh sektor stadion karena terjadinya insiden lain.
Dengan demikian, CSKA tak akan mendapatkan dukungan dari suporternya, sementara City tak perlu menghadapi tekanan pendukung tim tuan rumah. Namun, kubu The Citizens justru menyesalkan hal ini.
"Saya tidak berpikir itu akan menjadi keuntungan untuk kami. Selalu bagus ketika Anda main tandang karena suporter tuan rumah akan mendukung tim mereka dan itu memberi Anda motivasi lebih untuk main bagus," tutur gelandang City, Fernandinho, di Mirror.
"Saya pikir penutupan stadion tidak bagus untuk kedua tim maupun untuk sepakbola. Saya sebelumnya mengalami hal itu dua kali. Yang pertama di Brasil dan yang kedua saat saya masih main untuk Shakhtar (Donetsk), laga tandang melawan Inter Milan," ujarnya.
City belum meraih kemenangan di Liga Champions musim ini. Setelah kalah 0-1 dari Bayern Munich, mereka bermain seri 1-1 dengan AS Roma. Tim asuhan Manuel Pellegrini itu pun ingin memaksimalkan dua laga beruntun melawan CSKA.
"Kami benar-benar butuh enam angka dari dua laga melawan CSKA. Tapi, akan lebih baik kalau tak melihat terlalu jauh ke depan dan cuma memikirkan soal laga pertama di Moskow. Setelah itu, barulah memikirkan laga di Etihad," kata Fernandinho.(detikSport)

No comments:
Post a Comment