Tuesday, 14 October 2014

Selisih Satu Gol yang Bikin Yaman Kecewa Berat

Nay Pyi Taw - Mimpi Yaman untuk lolos dari fase grup Piala Asia U-19 pupus hanya karena kalah selisih gol dari Myanmar. Sang pelatih Ahmed Qasem menilai anak asuhnya kurang konsenstrasi saat ditaklukkan Thailand.

Yaman sejatinya hanya butuh hasil imbang untuk lolos dari Grup A saat menghadapi Thailand di laga terakhir. Tapi apa daya kelolosan yang sudah di depan mata pudar akibat gol-gol di menit-menit akhir.

Unggul terlebih dahulu lewat Khaled Hussein Mahdi di menit pertama, Yaman pada prosesnya kehilangan keunggulan di menit ke-40 setelah dibobol Patipan Pinsermsootsri. Tapi di menit ke-63, Gehad Mohammed Ahmed membawa mereka kembali di atas angin.

Saat laga tampak akan berakhir dengan hasil positif, Thailand memberikan kejutan. Patipan mencetak gol kedua lima menit jelang waktu normal usai. Gol ini memberikan sebuah pukulan tersendiri untuk Yaman, di mana tiga menit kemudian kembali dijebol oleh pemain yang sama.

Kalah, Yaman pun tersingkir karena di partai lainnya Myanmar 'hanya' takluk 0-2 dari Iran. Sama-sama mengoleksi nilai empat, tuan rumah berhak lolos ke perempatfinal berbekal keunggulan selisih satu gol dari Yaman.

"Itu adalah laga yang sulit dan kami kalah di pertandingan tersebut karena kesalahan individu," kata Qasem di situs resmi AFC.

"Mungkin para pemain sudah sedikit memikirkan pertandingan perempatfinal di Yangon alih-alih berkonsentrasi penuh di pertandingan ini. Kami melewatkan babak gugur hanya karena selisih satu gol, jadi ini adalah hasil yang sulit diterima," sesalnya.

Bagaimanapun, Yaman sepatutnya tetap bisa pulang dengan kepala tegak, mengingat mereka telah mencatatkan penampilan terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Asia U-19. Di tiga partisipasi sebelumnya, Yaman tak sekalipun berhasil meraih poin.( detikSepakbola)

No comments:

Post a Comment