Monday, 20 October 2014

Sidang Sengketa PSSI dan Forum Diskusi Suporter Indonesia Dilanjutkan Kamis

Jakarta - Komisi Informasi Pusat (KIP) telah menggelar sidang perdana terkait sengketa antara Forum Diskusi Suporter Indonesia (FDSI) dengan PSSI. Namun, karena kedua belah pihak tidak datang, sidang tersebut terpaksa dilanjutkan pada Kamis (23/10) mendatang.

Sidang sengketa terkait permintaan FDSI meminta PSSI berani buka-bukaan soal keuangannya sedianya dilakukan pada hari ini, Senin (20/10), pukul 11.00 WIB di kantor KIP Jakarta Pusat.

Namun, sejak sidang dimulai pukul 11.00 WIB, pihak pemohon (FDSI) dan termohon (PSSI) tak kunjung hadir. FDSI kemudian terlambat datang, sidang pun terpaksa tidak dilanjutkan.

Menurut Paniter Pengganti KIP Indah Puji Rahayu sidang hari ini tetap dinyatakan digelar, meski kedua belah pihak tidak datang. Dia menyebut dalam hal ini, pihak pemohon (FDSI) diberikan kesempatan untuk hadir di sidang selanjutnya pada Kamis 23 Oktober.

"Sidang hari ini tetap digelar. Kedua belah pihak tidak datang, tapi tidak mempengaruhi jalannya sidang. Artinya, tapi tidak ada putusan apapun," ungkap Indah.

Dia mengatakan bahwa pihaknya telah menerima surat dari PSSI yang menyatakan tidak bisa hadir. Dalam isi suratnya tersebut, federasi sepakbola Indonesia itu kembali menegaskan bahwa mereka bukanlah badan publik sehingga tidak perlu untuk menjelaskan terkait kondisi keuangannya.

"Ada hal yang disampaikan dalam surat itu. Memang PSSI menyatakan bahwa mereka bukanlah badan publik. Tapi mereka harus bisa membuktikan hal itu," kata dia.
Sebuah lembaga yang menyatakan bahwa bukanlah badan publik, lanjut dia salah satu indikatornya adalah jika lembaga tersebut mendapatkan dana dan mengelola keuangan sendiri. Namun apabila menerima dana dari luar, itu bisa dikatakan sebuah badan publik.

"Ada beberapa kasus seperti ini, sebuah lembaga menyatakan mereka bukan badan publik. Tapi ketika sidang, diketahui bahwa mereka mendapatkan dana dari luar, itu yang harus dipertanggungjawabkan."

"PSSI yang saya tahu juga, mereka mendapatkan dana juga dari FIFA. Mungkin itu yang bisa dipertanggung jawabkan. Tapi, lihat saja nanti karena sidang belum berjalan lagi."

Sementara itu Ketua FDSI Helmi Atmaja yang terlambat hadir, menyatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud absen dalam sidang tersebut.

"Yang kami tahu sidangnya ditunda dua hari lagi. Tapi ternyata hari ini. Ada miskomunikasi. Tapi, yang jelas sidang selanjutnya kami wajib datang," kata Helmi.(detikSport)

No comments:

Post a Comment