Tuesday, 14 October 2014

Sterling Dikritik Lantaran Minta Tak Dijadikan Starter, Fowler Membela

London - Raheem Sterling dikritik lantaran meminta pelatih tim nasional Inggris, Roy Hodgson, untuk tidak memainkannya di starting XI. Namun, eks penyerang Liverpool, Robbie Fowler, merasa permintaan Sterling cukup wajar.

Beban Sterling sebagai pemain yang baru berusia 19 tahun memang terbilang relatif berat. Dengan usia sedemikian muda, dia sudah jadi salah satu andalan di klub dan tim nasional. Tercatat, dari tujuh laga Liverpool di Premier League musim ini, Sterling main sebagai starter di enam di antaranya.

Hodgson kemudian megungkapkan bahwa Sterling meminta untuk tidak bermain sebagai starter pada laga melawan Estonia akhir pekan lalu. Sterling, disebut Hodgson, mengaku kelelahan.

Imbas dari pengakuan Hodgson itu, Sterling jadi sasaran tembak. Fans Inggris menilainya tidak profesional lantaran meminta untuk tidak dimainkan.

Namun, menurut Fowler, adalah hal yang wajar Sterling meminta tidak dimainkan sebagai starter ketika dirinya sedang tidak 100%.

"Saya salut pada Raheem. Saya sedikit terkejut dia punya keberanian untuk berbicara dan itu menunjukkan bahwa dia telah bertambah dewasa," ujar Fowler kepada Liverpool Echo.

"Dia sungguh tidak egois dan orang-orang salah jika mengritiknya. Yang dia lakukan adalah demi kepentingan tim. Tidak banyak pemain mementingkan tim seperti itu."(detikSport)

No comments:

Post a Comment