Tuesday, 14 October 2014

Suarez Masih Tak Terima Dianggap Melakukan Pelecehan Rasial pada Evra

Barcelona - Salah satu lembaran buruk dalam karier Luis Suarez adalah kasus pelecahan rasial yang melibatkan Patrice Evra. Meski demikian Suarez sampai saat ini masih tak terima dengan tuduhan tersebut.

Selama kariernya, Suarez sudah dikenal sebagai salah satu pemain kelas dunia dengan aksi-aksinya di atas lapangan. Namun tak cuma sisi positif yang terlihat dari Suarez karena ada juga sisi negatif yang secara bersamaan mengiringi.

Contoh saja kasus gigitannya pada pemain PSV Eindhoven Otman Bakkal sebelum ia akhirnya pindah ke Liverpool dari Ajax Amsterdam pada Januari 2011.

Lalu puncaknya adalah saat ia berseragam The Reds di mana tiga kasus besar dilakukannya dan sampai menghebohkan jagad sepakbola.

Pertama adalah ia dituduh mengeluarkan kata-kata yang berbau pelecahan rasial kepada Evra saat Liverpool bertemu Manchester United di tahun 2011. Aksi itu berujung sanksi 8 pertandingan plus denda besar.

Kedua adalah saat dia mengigit Branislav Ivanovic pada akhir musim 2012/2013 dan membuatnya dilarang bermain selama 10 laga. Terakhir yang masih segar di ingatan adalah kala dia mengigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014 dan membuatnya dilarang bermain di laga kompetitif selama 4 bulan.

Atas semua kesalahan yang dilakukan Suarez memang mengaku salah dan sudah meminta maaf. Namun satu hal yang dia sesali adalah soal tuduhan pelecehan rasial yang dituduhkan Evra pada dirinya.(detikSport)

No comments:

Post a Comment