Wednesday, 22 October 2014

Tak Peduli dengan Ultah-nya, Wenger Fokus Total ke Pertandingan

Anderlecht - Laga antara Anderlecht vs Arsenal jatuh tepat pada hari ulang tahun Arsene Wenger. Namun, manajer Arsenal itu mengaku bahwa tidak tidak peduli dengan hari ultah-nya sendiri.

Tepat pada 22 Oktober 2014, Wenger menginjak usia 65 tahun. Tepat pada hari itu juga, dia akan memimpin timnya untuk menghadapi Anderlecht di Stadion Constant Vanden Stock.

Tapi, Wenger menolak untuk membicarakan apa yang ingin dia capai pada hari jadinya atau apakah dia meminta kemenangan sebagai hadiah. Manajer asal Prancis itu lebih peduli pada performa Arsenal sendiri.

Menurut Wenger, hasil yang didapat Arsenal tidak sejalan dengan performa mereka. The Gunners disebutnya tampil cukup bagus, tapi kerap kali kehilangan poin.

Ini terlihat dari catatan mereka di Premier League musim ini, di mana mereka baru meraih dua kemenangan dalam delapan laga. Sementara, sisa enam laga lainnya berakhir dengan lima hasil imbang dan satu kekalahan.

Di Liga Champions, Arsenal meraih satu kemenangan dan menelan satu kekalahan dalam dua pertandingan. Setelah 0-2 dari Borussia Dortmund di matchday I, Arsenal menang 4-1 atas Galatasaray di matchday II.

"Saya bukan orang yang biasa merayakan ulang tahun," ujar Wenger di situs resmi UEFA
"Yang paling penting adalah tim saya main bagus. Saya mencurahkan seluruh energi saya untuk tim. Kami harus mengurangi jarak antara performa kami dan hasil yang kami dapat."

"Saya sendiri masih merasa cukup muda, bahkan lebih muda dari sebelumnya."

"Saya masih memiliki rasa iri dan motivasi untuk meminta tim tampil lebih baik lagi dan masih punya energi untuk dicurahkan kepada klub dan tim ini," kata Wenger.

Satu masalah yang kerap jadi sorotan untuk Wenger adalah Arsenal kerap lama-lama menguasai bola, tetapi kesulitan untuk melakukan penetrasi ke pertahanan lawan. Masalah lain adalah soal posisi Mesut Oezil --yang kali ini tak bisa main lantaran dibekap cedera. Gelandang asal Jerman itu disebut bisa tampil lebih baik jika didorong ke tengah ketimbang dimainkan di sisi pinggir dalam formasi 4-1-4-1.(detikSport)

No comments:

Post a Comment