Tallinn - Meski susah payah mengalahkan Estonia, Inggris disebut Jack Wilshere tampil makin bagus sebagai sebuah tim. Faktanya, The Three Lions kini sukses memenangi tiga laga sejauh ini di kualifikasi Piala Eropa 2016.
Pada laga yang dihelat di kota Tallinn tersebut, Inggris menang 1-0 atas Estonia. Satu-satunya gol tim besutan Roy Hodgson tersebut dicetak oleh Wayne Rooney lewat sebuah tendangan bebas di menit ke-73.
Dengan kemenangan itu, Inggris kini kokoh di puncak klasemen Grup E dengan nilai 9. Sebelumnya, Inggris sukses membukukan dua kemenangan atas Swiss (2-0) dan San Marino (5-0).
"Kami terus mencoba untuk jadi semakin baik lagi," ujar Wilshere kepada Sky Sports.
"Baik di dalam ataupun di luar lapangan, para pemain dekat satu sama lain. Di lapangan, kami mulai jadi sebuah tim yang sulit untuk dihadapi."
"Kami punya sekelompok pemain yang tampil padu di lini tengah. Kami terus berusaha untuk mengejar bola dan merebutnya."
"Kami juga selalu berbicara soal 'five second fury'. Tiap kali kami kehilangan bola, kami akan memenanginya kembali. Kami mulai melakukan hal-hal seperti ini," kata Wilshere.
Kemenangan melawan Estonia sendiri tidak didapat Inggris dengan mudah. Meski Estonia bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, Inggris kerap kesulitan membongkar pertahanan.
Sebagai catatan tambahan, ada 25 attempts yang dilepaskan Inggris pada laga itu dan ada 10 di antaranya tepat sasaran. Namun, pada akhirnya hanya satu yang bisa menembus gawang Estonia.(detikSport)
Pada laga yang dihelat di kota Tallinn tersebut, Inggris menang 1-0 atas Estonia. Satu-satunya gol tim besutan Roy Hodgson tersebut dicetak oleh Wayne Rooney lewat sebuah tendangan bebas di menit ke-73.
Dengan kemenangan itu, Inggris kini kokoh di puncak klasemen Grup E dengan nilai 9. Sebelumnya, Inggris sukses membukukan dua kemenangan atas Swiss (2-0) dan San Marino (5-0).
"Kami terus mencoba untuk jadi semakin baik lagi," ujar Wilshere kepada Sky Sports.
"Baik di dalam ataupun di luar lapangan, para pemain dekat satu sama lain. Di lapangan, kami mulai jadi sebuah tim yang sulit untuk dihadapi."
"Kami punya sekelompok pemain yang tampil padu di lini tengah. Kami terus berusaha untuk mengejar bola dan merebutnya."
"Kami juga selalu berbicara soal 'five second fury'. Tiap kali kami kehilangan bola, kami akan memenanginya kembali. Kami mulai melakukan hal-hal seperti ini," kata Wilshere.
Kemenangan melawan Estonia sendiri tidak didapat Inggris dengan mudah. Meski Estonia bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, Inggris kerap kesulitan membongkar pertahanan.
Sebagai catatan tambahan, ada 25 attempts yang dilepaskan Inggris pada laga itu dan ada 10 di antaranya tepat sasaran. Namun, pada akhirnya hanya satu yang bisa menembus gawang Estonia.(detikSport)

No comments:
Post a Comment