Saturday, 4 October 2014

Ketika Fabregas Melawan Tim yang Membesarkan Namanya


  
London - Akhir pekan ini akan jadi momen di mana Cesc Fabregas menemui kembali tim yang pernah membesarkan namanya. Bukan sebagai anak yang pulang ke rumahnya, melainkan sebagai musuh yang bisa menikam.

Fabregas bergabung dengan Arsenal ketika usianya masih 16 tahun pada 2003. Meski aslinya adalah produk dari akademi Barcelona, bersama Arsenal-lah dia berkembang dan jadi salah satu gelandang terbaik di dunia.

Intuisi Arsene Wenger yang menilai dia akan jadi pemain bagus memang tidak salah. Fabregas sudah unjuk gigi sejak musim penuh perdananya bersama The Gunners, yakni pada musim 2004/2005. Fabregas tampil 46 kali di semua kompetisi musim itu dan membantu Arsenal menjuarai Piala FA.

Diprediksi hanya akan jadi pemain pelapis pada beberapa musim perdananya di Arsenal, Fabregas justru menjadi generator utama di lini tengah. Sebagai gelandang tengah, dia punya kepiawaian untuk membaca permainan dan membagi bola. Fabregas pun berkembang pesat, apalagi dia bermain bersama Patrick Vieira --yang jadi gelandang bertahan-- sebagai mentornya.

Seiring berkembangnya waktu, Wenger mulai mengubah peran Fabregas sebagai playmaker di lini tengah. Dia juga memberikan ban kapten kepada gelandang asal Spanyol tersebut. Penilaian Wenger akan kemampuan Fabregas membagi bola dan membaca permainan jadi alasannya memberikan peran itu kepada Fabregas.

Menurut eks bek Liverpool yang kini jadi pundit untuk Sky Sports, Jamie Carragher, sejak saat itu Wenger selalu melihat Fabregas sebagai seorang playmaker. Ini jugalah yang jadi alasan Wenger memutuskan untuk tidak merekrut Fabregas ketika dia meninggalkan Barcelona; Wenger kini sudah memiliki playmaker pada diri Mesut Oezil.

"Sebelum meninggalkan Arsenal, Fabregas bermain di posisi yang disukai Oezil --menjalankan peran sebagai 'nomor 10'. Dia sekarang memang bermain sebagai gelandang tengah, tapi Wenger melihatnya sebagai pemain yang berperan di posisi lamanya dulu, dan dia sudah menghabiskan 40 juta pounds untuk Oezil," ujar Carragher.(detikSport)

No comments:

Post a Comment