Liverpool - Sepekan terakhir Liverpool dan Timnas Inggris banyak dibenturkan oleh media Inggris terkait Raheem Sterling. Manajer The Reds Brendan Rodgers pun angkat bicara mengenai isu dirinya mencampuri urusan dapur The Three Lions.
Dicadangkannya Sterling di laga kontra Estonia jadi awal keramaian ini, mengingat Roy Hodgson selaku pelatih Inggris mengaku bahwa keputusannya itu didasari atas permintaan Sterling yang sedang kelelahan.
Kontan saja Sterling kemudian mendapat kecaman dari fans Inggris yang tak senang dengan sikapnya itu. Lalu sikap Sterling itu menjadi perdebatan di seantero Inggris dalam beberapa hari ini.
Liverpool selaku klub tempat Sterling bermain jelas dianggap paling berperan dalam isu ini, mengingat Rodgers jauh-jauh hari sudah mengingatkan agar Sterling tak terlalu diforsir.
Apalagi 'Si Merah' baru saja punya pengalaman buruk dengan timnas Inggris kala kehilangan Daniel Sturridge yang cedera di kamp latihan 'Tim Tiga Singa' awal bulan lalu.
"Saya muak membaca berita soal klub vs negara ini, juga klaim bahwa kami mengintervensi dan menekan Roy Hodgson," tutur Rodgers di Sky Sports.
"Saya membaca bahwa kami sudah mengirim dokumen kepada FA terkait Raheem Sterling dan Daniel Sturridge, serta saya dikatakan melakukan pembicaraan serius dengan Roy Hodgson di hari Minggu. Itu semua omong kosong," sambungnya.
"Keputusan tidak memainkan Sterling murni keputusan pelatih. Saya tidak ada andil apapun, tapi saya katakan bahwa saya tidak pernah melihat omong kosong seperti yang ditulis beberapa hari ini."
Sterling sendiri memang musim ini sudah bermain 10 kali dan hanya sekali dia bermain sebagai pengganti, terkait peran penting pemain 20 tahun itu sepeninggal Luis Suarez.
"Tidak pernah sama sekali Raheem Sterling bilang dia tidak mau bermain untuk Inggris. Bocah ini sedang kelelaha dan saya berani bilang bahwa dalam beberapa pekan ke depan dia akan terus dikritik karena hal ini," demikian Rodgers.(detikSport)
Dicadangkannya Sterling di laga kontra Estonia jadi awal keramaian ini, mengingat Roy Hodgson selaku pelatih Inggris mengaku bahwa keputusannya itu didasari atas permintaan Sterling yang sedang kelelahan.
Kontan saja Sterling kemudian mendapat kecaman dari fans Inggris yang tak senang dengan sikapnya itu. Lalu sikap Sterling itu menjadi perdebatan di seantero Inggris dalam beberapa hari ini.
Liverpool selaku klub tempat Sterling bermain jelas dianggap paling berperan dalam isu ini, mengingat Rodgers jauh-jauh hari sudah mengingatkan agar Sterling tak terlalu diforsir.
Apalagi 'Si Merah' baru saja punya pengalaman buruk dengan timnas Inggris kala kehilangan Daniel Sturridge yang cedera di kamp latihan 'Tim Tiga Singa' awal bulan lalu.
"Saya muak membaca berita soal klub vs negara ini, juga klaim bahwa kami mengintervensi dan menekan Roy Hodgson," tutur Rodgers di Sky Sports.
"Saya membaca bahwa kami sudah mengirim dokumen kepada FA terkait Raheem Sterling dan Daniel Sturridge, serta saya dikatakan melakukan pembicaraan serius dengan Roy Hodgson di hari Minggu. Itu semua omong kosong," sambungnya.
"Keputusan tidak memainkan Sterling murni keputusan pelatih. Saya tidak ada andil apapun, tapi saya katakan bahwa saya tidak pernah melihat omong kosong seperti yang ditulis beberapa hari ini."
Sterling sendiri memang musim ini sudah bermain 10 kali dan hanya sekali dia bermain sebagai pengganti, terkait peran penting pemain 20 tahun itu sepeninggal Luis Suarez.
"Tidak pernah sama sekali Raheem Sterling bilang dia tidak mau bermain untuk Inggris. Bocah ini sedang kelelaha dan saya berani bilang bahwa dalam beberapa pekan ke depan dia akan terus dikritik karena hal ini," demikian Rodgers.(detikSport)
No comments:
Post a Comment